May 2011


Dengan sedikit jongkok Mbah Hanafi bersusah payah meraih kembali kopiah hitamnya dari sela-sela sendal para pentakziyah. Kopiah hitam beludru itu di beberapa sisi sudah lusuh dan timbul warna keemasan terutama di ujung atas depan yang sedikit lancip.
Setelah mengibas-ngibaskan kopiahnya agar debu yang menempel rontok serta merapikan rambut putihnya yang sedikit berkeringat, Mbah Hanafi melesakkan kembali kopiah itu hingga sebagian besar kepalanya tertutup. Belum selesai meletakkan posisi kopiahnya yang belum sepenuhnya rapi, lelaki berumur 70an tahun itu kembali terdesak dan terhimpit. Tubuhnya yang kurus sedikit oleng ke kiri kemudian ke kanan. Beruntung ada seorang polisi yang mengetahui keadaan itu, dengan sigap pak polisi itu merangkul tubuh pak Hanafi menjauh dari kerumunan dan gerombolan para pentakziah yang berhimipitan.

Posisi lelaki tua itu kini persis berada di bibir selokan. Dari posisinya sekarang, yang berjarak 2 meter sebelah selatan jembatan yang menjadi titik berkerumunnya ribuan orang, ia terbebas dari himpitan dan dorongan para pentakziah lainnya. Mereka, para pentakziah itu berharap bisa memasuki pintu gerbang yang pada hari ini hanya dapat dimasuki kalangan tertentu saja. Bahkan, beberapa bupati dan Wali Kota dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur maupun para Kyai tenar tidak dapat memasuki pintu gerbang itu. (more…)

Advertisements

Kesibukan yang menumpuk kadang sangat menjenuhkan, sudah lama sekali ingin rehat dulu tuk menjernihkan otak ini, biar fresh kembali tuk jalani aktifitas biasa, pada hari itu sabtu pagi 14/05/2011 tepatnya kira2 jam 7nan berniat berangkat jalan menuju yogyakarta bareng temen janjinya sih jam 6 pagi, karena aku masih ada ini dan itu akhirnya kita berangkat jam 9.30 mulurnya cukup lama maklum terbiasa ngaret…hehehehe….

Perjalanan ke yogyakarta ternyata tidak semulus yang kami perkirakan, diperkirakan perjalanannya sampai yogya siang dan masih banyak waktu tuk jalan-jalan, rencana kami ternyata ada kendala disaat kami memasuki jalan tol semarang kira-2 sampai tol banyumanik kami mendengar suara seperti ban meletus dalam mobil yang kami tumpangi, dan kami langsung menepikan mobil kami tuk mengecek apakah ban yang pecah atau apa…tenyata ban mobilnya masih normal-2 saja…lanjuuut…!!! (more…)