” Banyak cara orang yang mau beramal ” judul ini mungkin untuk mengingatkan diriku sendiri dan kita yang notabene masih kurang amal, entah itu amal ibandahnya atau amal shodaqohnya. Nah untuk itu kuhanya ingin cerita sedikit dari pengalaman seseorang yaitu temannya temenku dan temennya temenku itu punya temen….( kok kaya lagunya bang iwan fals ya….hehehehheh), bercanda lo..aslinya cerita kudapat dari seorang temen seprofesi.

Dia adalah seoang pegawai negri di saahsatu kantor pemerintah didaerah semarang dan yang punya sampingan melebihi gajinya sebagai PNS…Nah begini ceritanya…

Kemarin2 itu kan hari libur sekolah ceritanya beliau ikut-ikutan liburan pergi ketempat saudaranya..pagi-pagi sekali beliau dan keluarganya sudah siap berangkat..akhirnya setelah semuanya sudah siap beliau dan keluarganya berangkatlah berlibur ketempat saudaranya yaitu di suatu daerah yang kurang aku sendiri kurang tau namanya letaknya didaerah temanggung.

Hari itu semakin siang sinar mataharipun semakin terasa panas tapi udaranya masih terasa sejuk karena suasananya yang berada didataran agak tinggi…tiba-tiba mobil bergoyang dan agak oleng, ternyata setelah turun dari mobil dan lihatnya ban mobilnya bocor alias kempes….beliau sempat kelabakan karena selama beliau punya mobil belum pernah yang namanya ganti ban sendiri ( maklum orang kaya bro…)…dan juga mobilnya berhenti ditempat yang jauh dari tambal ban dan tempat keramaian yaitu ditepi hutan yang agak sepi….yang ada hanya orang pisang yang berjauhan….beliau tambah bingung lagi gimana nih..?.

Akhirnya dalam kebingungan itulah muncul seorang yang menawarkan pertolongan, dia adalah seorang penjual pisang didaerah itu yang berjualan bersama istrinya, dan penjual pisang itupun bertanya :
“Kenapa pak mobilnya ?”
” ini mas bannya pecah alias bocor” jawab beliau
” punya ban serepnya tidak pak, nanti tak gantikan bannya pak”. tanya penjual pisang ” dan mau kemana bapak ” tambahnya.
” Punya mas didalam mobil, mau ke temanggung ketempat saudara” jawab beliau sambil membuka pintu belakang mobil, dan diambilnya ban serep itu.
” Maaf mas saya tidak dapat ganti bannya , maklum belum pernah ganti ban sendiri ” angkluh beliau kepada penjual pisang
” dak pa2 pak biar ku gantikan aja..aku dulu pernah ikut sopir truk pak ” jawab sang penjual pisang
Beliau tersenyum dan dalamhatinya merasa lega karena ada yang mau membantu…dan akhinya ban mobil telah selesai terpasang, dan penjual pisang itu berkata :
” pak ban udah terpasang, silahkan kalau mau meneruskan perjalanan hati-hati diperjalanan” kata penjual pisang
” Terima kasih Mas ” Jawab beliau sambil membisikan ” Nih pak buat bapak sebagai rasa terima kasih mau membantu kami ” tambah beliau sambil mengulurkan tangan yang berisi uang. Tapi diluar dugaan beliau sang penjual pisang tidak mau menerima uangnya dengan berkata : ” Tidak usah bapak,terima kasih ” jawab penjual pisang sambil berjalan menuju dagangannya bersama istrinya…
Beliau pun agak memaksa memberikan ucapan terima kasih itu…dan akhirnya sang istri penjual pisang itupun berkata dengan sopan kepada beliau ” Bapak maaf. kami orang miskin dan kami ingin sekali beramal, nah…kami bisanya beramal dengan seperti ini….( yang dimaksud adalah mengganti ban tadi….red).

Beliaupun terkejut dalam hati ” Masya Allah ternyata masih ada orang yang seperti ini…tidak hanya ada di senetron saja ” kata beliau dalam hatinya. Dan sang istri beliaupun tersentak kaget…seorang istri yang punya anak dan masih butuh uang berkata seperti itu dan masih memikirkan bagaimana caranya beramal….

Akhirkata, beliau akhirnya tetap memberikan ucapan terima kasih itu walaupun dengan agak memaksa untuk memberi, dan beliaupun mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada penjual pisang itu..dan beliau akhirnya dapat melanjutkan perjalanan dan mendapat Faidah dari perjalan beliau.

Itulah sedikit cerita dari pengalaman seorang teman yang mungkin kita bisa mengambil hikmahnya..Amiiin