Sumber : Media Indonesia – 1 Mei 2009
( Kyai NU dukung cak imin jadi Cawapres )

PP. Alfadllu

PP. Alfadllu

Sekitar 500 Kiai Nahdlatul Ulama (NU) merekomendasikan Ketua Umum Dewan Tafidz PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk dampingi SBY pada pemilihan presiden (pilpres) , Juli mendatang.

Rekomendasi itu disepakati para kiai NU yang tergabung dalam Forum Silaturahim Alim Ulama Nasional dalam halaqoh (diskusi) yang digelar Ponpes Al Fadlu wal Fadzilah, Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, salah satu pondok salaf terbesar di kota kaliwungu yang terkenal dengan kota santri, Kamis (30/4). Menurut KH Ali Maschan Musa, ada tiga hal yang disepakati para kiai nahdliyin terkait dengan wacana kepemimpinan nasional jelang pilpres.

Para ulama dalam halaqoh bertema NKRI, ahlussunah wal jamaah dan kepemimpinan nasional itu sepakat untuk konsisten mengawal NKRI dan menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara yang final. Kedua, Ahlussunah wal jamaah dianggap sebagai faham keagamaan yang moderat dan bisa mempertemukan berbagai elemen bangsa. Sedangkan yang ketiga, NKRI dan ahlussunah wal jamaah perlu dikawal oleh pemimpin yang mampu menjaga NKRI dan ahlussunah wal jamaah.

“Untuk menindaklanjuti hal ini, para kiai juga memerintahkan kepada Muhaimin untuk melakukan pertemuan dengan SBY, Partai Demokrat (PD) serta parpol lainnya,” jelas Maschan Musa.

Di lain pihak, para kiai juga telah membentuk tim khusus untuk membicarakan masalah itu dengan SBY. Mereka terdiri dari KH Dimyati Rois, KH Azis Mansyur, KH Abdussalam, KH Subhan Makmun, KH Agus Mangunjaya, KH Bagoh Arifin serta KH Muchlas Dimyati.

Muhaimin Iskandar mengatakan siap menjalankan amanah para kiai. Dalam waktu dekat ia akan segera mengkomunikasikan rekomendasi ini kepada SBY. “Saya akan membicarakan amanat ini dengan Pak SBY,” ujar Cak Imin.

Postingan ini sendiri memang agak terlambat padahal berita ini ku sudah diberi tahu oleh temanku yang asli orang kaliwungu tapi bertempat ditegal karena dapat istri orang tegal yang jualan buku online Miftahul huda, entah dari mana dia dapat infonya ku sendiri kurang begitu paham, syukron katsir buatnya.

Sedang ku sendiri orang kaliwungu asli dan bertempat tinggal di kaliwungu tidak mengetahui dengan adanya berita pertemuan silaturrahim ulama, karena mungkin memang tidak dipublikasikan atau memang akunya sendiri yang ketinggalan info ya hehehehehe… harap maklum lagi menyibukkan diri kwkwkkwkw , matur nuwun